Ekspor Wood Pellet Indonesia ibarat Sumber Tenaga Biomassa

Ekspor Wood Pellet Indonesia ibarat Sumber Tenaga Biomassa

Dunia saat ini mulai beralih dari penggunaan batu bara ke sumber energi terbarukan. Salah satunya adalah wood pellet untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan meningkatkan penggunaan energi terbarukan untuk menggantikan bahan bakar fosil. Saat ini penghasil wood pellet utama dunia adalah Amerika Serikat, sedangkan kawasan ASEAN adalah Vietnam.

Di ASEAN, kemampuan Indonesia tidak kalah dengan Vietnam. Indonesia lebih unggul dalam hal hutan tanaman dan areal pertanian yang lebih luas dibandingkan Vietnam. Tidak hanya itu, keanekaragaman hayati tumbuhan yang ada dapat dijadikan sebagai sumber wood pellet yang unik dibandingkan kompetitor lainnya.

Biomassa Merupakan Bahan yang Berasal dari Makhluk Hidup

Legalisasi dan regulasi untuk keberlanjutan bahan baku menjadi syarat utama untuk bisa menembus pasar Eropa. Pemerintah Indonesia telah memberikan dukungan penuh dengan memudahkan perizinan untuk mengaitkan legalisasi dan keberlanjutan bahan baku kayu.

Diperkirakan pada tahun 2035 akan terjadi peningkatan konsumsi energi di dunia (Roos 2012). Tiga besar sumber energi global adalah minyak, batu bara, dan gas alam; dan 3 sumber ini memasok hampir 86% kebutuhan energi dunia.

Dari 2% sumber energi terbarukan tersebut terdapat pembangkit listrik tenaga air, panas bumi, angin, tenaga surya, pasang surut, dan gelombang laut, serta tenaga biomassa. Tenaga biomassa mengacu pada energi yang disimpan dalam bahan organik seperti hutan dan hasil pertanian (Roos 2012).

Biomassa merupakan sumber energi utama di negara berkembang yang berupa kayu bakar yang digunakan untuk pemanas dan memasak. Di negara maju, tenaga biomassa populer digunakan sebagai sumber bahan bakar pembangkit listrik.

Teknik Pengolahan Biomassa dari Limbah Serbuk Kayu yang Berpotensi

Negara-negara di Eropa seperti importir utama produk wood pellet dunia, berdasarkan informasi ITA 2016, mengakibatkan kebijakan penggunaan energi terbarukan yang mengarah pada penggunaan wood pellet. Satu keunggulan biomassa dibandingkan sumber energi terbarukan lainnya seperti angin.

dan tenaga surya adalah jika sumber tenaga ini dapat menghasilkan listrik secara terus menerus atau sesuai agenda daripada mengandalkan kondisi dari angin atau matahari. Bahan baku utama biomassa untuk menghasilkan panas dan menghasilkan listrik adalah biomassa dari kayu. Sumber lain termasuk jagung, kedelai, sisa tanaman, dan rumput.

Wood pellet merupakan salah satu jenis sumber energi dari biomassa. Pembakaran wood pellet dinilai lebih murah daripada batubara (Qian 2013), yang dinyatakan dalam pembakaran bersama batubara di pabrik, konversi pembangkit listrik berbasis biomassa, atau pembangkit listrik.

Pelet terutama dibuat dari limbah kayu, terdaftar sebagai serbuk gergaji, serutan, dan serpihan kayu, yang merupakan produk sampingan dari pembuatan kayu, furnitur, dan hasil hutan lainnya. Tak hanya itu, wood pellet bisa ditambahkan limbah dari jerami padi, sekam, serasah daun, ranting, atau bagian tanaman yang disangka limbah.

Jual Wood Pellet atau Pelet Kayu sebagai Biomassa Energi Terbarukan

Pembuatan wood pellet di Amerika Serikat menggunakan bahan baku yang diambil dari kayu bernilai rendah yaitu yang tidak dapat digunakan untuk pembuatan kayu atau triplek atau yang berasal dari penjarangan, sisa tebangan, atau kayu lain yang berkualitas rendah dan tidak memiliki nilai pasar.

Informasi pembelian Biomass, Abu Sekam Padi, Limbah Kayu, Sekam Padi, anda dapat langsung menghubungi kami serta memesanya secara langsung di website resmi kami www.biomassutama.com dan hubungi layanan kami di nomor di +62811-9635-333: Suhandi dan +62811-8607-819: Eka Prasetya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *